Viral! Kesal Karena Pengalihan Arus, Pria di Mobil Mewah Inni Memaki-Maki Polisi Yang sedang Bertugas

Viral! Kesal Karena Pengalihan Arus, Pria di Mobil Mewah Ini Memaki-Maki Polisi Yang sedang Bertugas

Libur lebaran nampaknya selalu membuat jalanan menjadi padat dan macet, tak terkecuali dengan daerah wisata yang juga selalu dipadati oleh para pengunjung.

Namun baru – baru ini ramai video yang memperlihatkan seorang pengendara tengah marah besar hingga melontarkan umpatan pada petugas polisi yang mengatur lalu lintas.

Prestiwa ini terjadi di persimpangan Singaparna – Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, pada hari Jumat kemarin sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam video yang beredar di media sosial itu nampak seorang penumpang mobil mewah yang memaki – maki sejumlah petugas kepolisian yang tengah bertugas mengatur arus lalu lintas.

Diduga karna kesal dengan rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan oleh polisi, pria berbaju hitam itu pun berteriak dari dalam mobilnya dengan mengeluarkan kata – kata tak pantas pada petugas sembari menunjuk – nunjuk polisi.

Menurut informasi, saat itu mobil Alphard berpelat F yang ditumpangi pria berinisial P itu memang dialihkan dari simpang tiga Panyusuhan – Ciawi, untuk berbelok kiri ke jalur Ciawi – Singaparna.

Hal itu dilakukan oleh pihak Polisi sebagai pengalihan karena kondisi jalanan yang sudah macet. Namun bukannya ikut bersama ratusan mobil lainnya yang berbelok kiri ke arah jalur Ciawi – Singaparna, mobil Alphard itu malah memutar balik.

Tepat ketika berada di pertigaan Panyusuhan, mobil itu justru mendapati arus yang sudah tak lagi dialihkan. Pria yang kesal itu pun lalu membuka kaca jendelanya dan marah – marah dengan meminta semua pengendara lainnya untuk dialihkan seperti yang dialaminya.

Tak butuh waktu lama, video rekaman itu pun langsung viral di media sosial hingga kemudian sekira pukul 13.00 WIB, mobil pria itu pun kemudian diberhentikan oleh petugas polisi dan TNI di pos Letter U, Gentong, untuk dimintai klarifikasi.

Dalam pertemuannya dengan Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, pria itu akhirnya diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan. AKBP Aszhari juga mengatakan bahwa pihaknya dan pria tersebut sudah saling memaafkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.